Hendak Tarawih, Bocah 13 Tahun Dikeroyok


Ibu korban saat melapor ke Mako Polres Kolaka, Sulawesi Tenggara

KOLAKA UTARA, KOMPAS.com — Di Kota Kolaka, Sulawesi Tenggara, seorang anak berusia 13 tahun, Dandi Saputra, mengalami luka sobek pada bibir dan lebam pada mata kiri akibat penganiayaan puluhan anak sebaya yang mengeroyoknya. Peristiwa itu terjadi di Jalan Ahmad Yani, Watuliandu, Kota Kolaka, sekitar pukul 20.00 Wita, Jumat (10/8/2012).

Ibu korban, Handra Mariani, yang mengetahui hal tersebut langsung melaporkan kasus ini ke Mako Polres Kolaka. Dia mengatakan, anaknya pamit dari rumah untuk pergi shalat Tarawih di masjid Jalan Ahmad Yani. Namun tidak lama kemudian, Dandi pulang ke rumah dengan kondisi yang sudah babak belur.

“Saya lihat dia berangkat dari rumah dengan teman-temannya, katanya untuk shalat Tarawih. Sebelum saya bawa ke rumah sakit kan dia bercerita kalau dia didatangi sekolompok anak untuk diajak bertengkar. Namun, hal itu tidak dihiraukan. Mereka pun pergi meninggalkan kerumunan tersebut. Namun, secara tiba-tiba dia ditendang di atas motor. Seketika itu dia terjatuh, nah pada saat jatuh dia langsung dikeroyok,” kata Handra.

“Yang jelasnya, saya berharap agar mereka itu diberi efek jeralah. Masalahnya, mereka itu masih kecil, tapi kelakuannya sangat parah,” ujarnya.

Menurut Handra, anaknya saat ini berada di rumah karena masih kesakitan. “Dia tidak bisa datang untuk beri laporan ke polisi. Jadi setelah dari rumah sakit saya langsung bawa pulang karena dia terus merintih kesakitan. Terpaksa saya saja yang beri laporan. Hasil visum tetap ada, dan saya berikan sama polisi,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala KSPK Polres Kolaka Ajun Inspektur Satu Imam Subawi mengatakan bahwa masalah pengeroyokan tersebut telah ditangani. “Pelaku sedang kita mintai keterangan. Begitu pun dengan beberapa saksi yang sempat melihat kejadian tersebut. Sejauh ini semua masih diproses,” tutup Imam tanpa memberikan penjelasan lebih jauh.

Perihal ichaelbykerz24
I really love all about a Music because Music is my Life

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: